KOMPASINDOTV.COM, JAKARTA, 11 Februari 2026 – Generasi Energi Bersih Indonesia (GenB) berkolaborasi dengan Russian House Jakarta menggelar BRICS Green Transformation Dialogue 2026 bertema “Synergizing the Global South for a Net-Zero Future” di Russian Centre of Science and Culture, Menteng, Jakarta Pusat.
Forum ini dihadiri sekitar 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa, profesional muda, aktivis lingkungan, akademisi, perwakilan organisasi masyarakat sipil, serta pengamat diplomatik. Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis untuk memperkuat kerja sama negara-negara BRICS dalam mendorong transisi energi bersih dan ketahanan iklim, sekaligus memperluas peran generasi muda dalam agenda pembangunan rendah karbon.
Ketua Nasional Generasi Energi Bersih Indonesia, Ilham Maulana, menyampaikan bahwa forum ini dirancang sebagai ruang belajar sekaligus ruang refleksi bagi pemuda.
“Melalui forum ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga merefleksikan peran mereka dalam mendorong transisi energi di Indonesia,” ujar Ilham Maulana.


Sesi utama menghadirkan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Federasi Rusia untuk Republik Indonesia, H.E. Sergei G. Tolchenov, yang membahas penguatan kemitraan Indonesia–Rusia dalam agenda transisi energi di bawah kerangka BRICS. Turut memberikan paparan, Pradana Indraputra, Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, yang menjelaskan arah kebijakan serta peluang transisi energi Indonesia dalam era BRICS dan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam proses tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, H.E. Sergei G. Tolchenov menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif
organisasi pemuda Indonesia dalam mengangkat isu ekonomi hijau dan transisi energi berkeadilan.
“This is a very important initiative from Indonesian social and youth organizations. The topic of green economy and just energy transition is crucial for every country. We highly value the voice of Indonesian youth and look forward to receiving concrete recommendations that can contribute not only to Indonesia’s future, but also to our shared global future,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, forum ini menghasilkan BRICS Youth Energy & Climate Position 2026, sebuah dokumen yang merangkum rekomendasi dan aspirasi pemuda terkait transisi energi yang adil dan inklusif. Dokumen tersebut secara simbolis diserahkan kepada Duta Besar India untuk Republik Indonesia, H.E. Sandeep Chakravorty, seiring dengan peran India sebagai Presidensi BRICS tahun 2026.
Selain itu, rekomendasi tersebut juga disampaikan kepada Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia melalui Direktur Russian House Jakarta, sebagai bentuk kontribusi pemuda dalam memperkuat dialog dan kerja sama BRICS di bidang energi dan iklim. Melalui dialog ini, GenB menegaskan komitmennya dalam memperkuat kepemimpinan pemuda serta mendorong kontribusi nyata generasi muda Indonesia dalam mendukung pencapaian target Net Zero Emissions 2060 atau lebih cepat.
Bakrie Center Foundation (BCF) turut mendukung BRICS Green Transformation Dialogue 2026 sebagai community partner. Keterlibatan BCF sebagai community partner tak terlepas dari kesamaan tujuan antara BCF dengan Generasi Energi Bersih, yaitu untuk mengedukasi pemuda untuk lebih dekat dengan isu-isu dan target sustainability.
Dalam mendekatkan isu-isu sustainability kepada generasi muda, BCF telah sukses menyelenggarakan Indonesia Youth Sustainability Forum (IYSF). IYSF merupakan forum kepemudaan yang secara aktif membahas hal-hal terkait transisi energi, peluang ekonomi hijau, serta bagaimana mengimplementasikan gaya hidup ramah lingkungan dalam keseharian. Pada penyelenggaraan IYSF 2024 dan 2025, lebih dari 10 ribu pemuda turut aktif terlibat dalam forum ini, baik secara luring maupun daring.

