KOMPASINDOTV.COM, JAKARTA – Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Pengurus Nasional Perkumpulan Perencana Pembangunan Indonesia (PPPI) Periode 2024–2027, Dr. Drs. H. Agus Sunaryo, M.Si, menegaskan pentingnya memperkuat budaya perencanaan jangka panjang sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikannya kepada awak media usai pelantikan Pengurus Nasional PPPI Periode 2024–2027 di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Selain dipercaya sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi PPPI, Agus Sunaryo juga menjabat sebagai Ketua Umum Kelompok Kerja Nasional (Pokjanas) Perencana Kementerian Agama Republik Indonesia Masa Bakti 2024–2027 serta Perencana Ahli Utama pada Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI.

Dalam keterangannya, Agus Sunaryo mengatakan bahwa perencanaan merupakan fondasi utama dalam menentukan arah pembangunan bangsa. Menurutnya, setiap kebijakan harus disusun melalui proses perencanaan yang matang agar mampu menjawab tantangan pembangunan, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.
“Perencanaan pembangunan harus menjadi budaya dalam setiap proses penyelenggaraan pemerintahan. Kita tidak hanya menyusun program lima tahunan, tetapi juga harus memiliki visi jangka panjang agar pembangunan memiliki kesinambungan dan mampu menjawab kebutuhan generasi mendatang,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa berbagai negara telah memiliki perencanaan pembangunan hingga puluhan bahkan seratus tahun ke depan sebagai pedoman pembangunan nasional. Indonesia, menurutnya, juga perlu terus memperkuat tradisi tersebut agar setiap kebijakan tetap selaras dengan arah pembangunan nasional yang telah ditetapkan.
“Perencanaan bukan hanya menyusun dokumen administratif, tetapi menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, setiap perencana harus memiliki kompetensi, integritas, dan menjunjung tinggi etika profesi dalam setiap proses penyusunan kebijakan pembangunan,” katanya.
Agus menilai keberadaan PPPI sebagai organisasi profesi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas para perencana di seluruh Indonesia. Organisasi ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi bagi para perencana di kementerian, lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, maupun pemangku kepentingan lainnya untuk saling berbagi pengetahuan dan memperkuat kompetensi profesi.
Menurutnya, penguatan kualitas sumber daya manusia perencana menjadi salah satu kunci dalam menghasilkan dokumen perencanaan yang lebih berkualitas, implementatif, dan mampu menjawab dinamika pembangunan yang semakin kompleks.
Ia berharap kepengurusan baru PPPI mampu memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas sistem perencanaan pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Dengan kolaborasi yang kuat, saya optimistis PPPI dapat menjadi organisasi profesi yang semakin berkontribusi dalam mencetak perencana-perencana unggul dan memperkuat kualitas pembangunan nasional. Perencanaan yang baik akan menjadi fondasi bagi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan mendukung visi Indonesia Emas 2045,” tutup Dr. Drs. H. Agus Sunaryo, M.Si.






