BPLansia Indonesia Apresiasi Dukungan Pemprov DKI Jakarta untuk Tingkatkan Kesejahteraan Lansia

KOMPASINDOTV.COM, Jakarta, 26 Agustus 2026 — Ketua Umum BPLansia Indonesia St. Karmen Siregar mengapresiasi dukungan dan kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat program perlindungan, pemberdayaan, pembinaan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

Pernyataan tersebut disampaikan St. Karmen Siregar dalam kegiatan Gerak Jalan Sehat dan Senam Sehat BPLansia DKI Jakarta yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus BPLansia di lima wilayah DKI Jakarta. Kegiatan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara keluarga besar BPLansia, pemerintah daerah, serta masyarakat lansia. Para peserta mengikuti senam dan gerak jalan sehat, kemudian menikmati pertunjukan seni angklung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Dalam sambutannya, St. Karmen Siregar menyampaikan rasa syukur karena kegiatan dapat terlaksana dengan baik sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Ketua BPLansia DKI Jakarta DR. Serirama Butarbutar beserta jajaran yang dinilai telah berperan dalam memperkuat organisasi hingga terbentuk kepengurusan di lima wilayah Jakarta.

Menurutnya, keberadaan struktur organisasi hingga tingkat wilayah sangat penting agar program BPLansia dapat menjangkau masyarakat lansia secara lebih luas.

“Atas nama Pengurus Pusat BPLansia Indonesia, saya menyampaikan terima kasih kepada Ibu Ketua dan seluruh jajaran Pengurus BPLansia DKI Jakarta. Berkat kerja keras dan kesungguhannya, hari ini kita telah berhasil membentuk struktur kepengurusan BPLansia di lima wilayah DKI Jakarta,” ujar St. Karmen.

Ia menegaskan bahwa BPLansia ingin menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan berbagai program kelanjutusiaan. Hal tersebut sejalan dengan semangat Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan.

“Pemerintah memiliki tanggung jawab memberikan perlindungan kepada lansia. BPLansia hadir sebagai mitra pemerintah untuk ikut melindungi, membina, dan memberdayakan para lansia,” tegasnya.

Apresiasi untuk Dinas Sosial DKI Jakarta

Pada kesempatan tersebut, St. Karmen secara khusus memberikan penghargaan kepada Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Iqbal Akbarudin atas dukungan dan koordinasi lintas dinas dalam membantu pelaksanaan kegiatan BPLansia Provinsi DKI Jakarta di kawasan Monas.

Menurutnya, koordinasi berbagai unsur pemerintahan menjadi salah satu faktor penting sehingga kegiatan dapat berlangsung secara tertib dan memberikan ruang yang nyaman bagi para peserta lanjut usia.

“Atas nama BPLansia Indonesia, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih secara khusus kepada Bapak Iqbal Akbarudin selaku Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta yang telah mengoordinasikan semua dinas terkait dalam mendukung kegiatan BPLansia Provinsi DKI Jakarta di kawasan Tugu Monas,” katanya.

St. Karmen berharap model kolaborasi lintas sektor tersebut dapat terus dikembangkan. Menurutnya, persoalan kelanjutusiaan tidak dapat ditangani oleh satu lembaga saja, melainkan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, organisasi masyarakat, keluarga, dan lingkungan sosial.

Ia berharap program yang dijalankan ke depan semakin menyentuh kebutuhan lansia, mulai dari kesehatan, perlindungan sosial, pemberdayaan, kemandirian hingga peningkatan kesejahteraan.

BPLansia Perkuat Program Hingga Tingkat Wilayah

Ketua Umum BPLansia Indonesia tersebut juga mengingatkan seluruh pengurus agar memperkuat koordinasi dari tingkat pusat hingga wilayah.

“Ke depan kita harus saling membantu dan bekerja sama dalam pembinaan. Sinergi antara Pengurus Pusat, Pengurus Provinsi dan pengurus lima wilayah harus diperkuat agar program lansia benar-benar berjalan hingga ke akar rumput,” ungkapnya.

St. Karmen juga meminta agar BPLansia DKI Jakarta terus mendapatkan dukungan dan fasilitasi dari pemerintah sehingga kegiatan organisasi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Ia menilai perhatian terhadap lansia tidak cukup hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Program harus diarahkan untuk menciptakan lansia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan tetap memiliki ruang untuk berkontribusi bagi masyarakat.

“Lansia yang sehat dan berguna merupakan aset bangsa, pejuang pembangunan, sekaligus teladan bagi generasi muda,” ujarnya.

Lansia Bukan Beban, tetapi Aset Bangsa

St. Karmen menegaskan bahwa keberadaan lansia harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam kehidupan sosial dan pembangunan nasional.

Pengalaman, pengetahuan, nilai kekeluargaan, serta keteladanan yang dimiliki para lansia merupakan modal sosial yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Visi kita sangat jelas: lansia sehat, lansia berguna, lansia panjang umur dan berbahagia,” tegasnya.

Kehadiran DR Ali Maulana Hakim selaku Sekwilda Kesra DKJ juga menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap kegiatan BPLansia di Monas.

Rangkaian kegiatan yang memadukan olahraga, pelantikan pengurus dan pertunjukan seni tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah, BPLansia dan masyarakat lansia.

Pelantikan pengurus di lima wilayah DKI Jakarta sekaligus diharapkan mempercepat pelaksanaan program BPLansia di tingkat masyarakat.

Menutup sambutannya, St. Karmen Siregar mengucapkan selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan selamat kepada seluruh pengurus BPLansia lima wilayah DKI Jakarta yang telah dilantik.

“Jalankan amanah ini dengan disiplin, taat aturan, tulus, ikhlas dan jujur. Lansia sehat, berguna, panjang umur, bahagia. Salam Sehat, Salam BPLansia,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *